Bingung...
Ya atau tidak?
Satu2nya jalan keluar mungkin cuma berusaha berhenti memulai dan awali dengan membenci.
Kejam. Ga tau kaya gitu membantu ato ga.
Apa musti stop hati dan dengerin logika?
Kalo aje ada sedikit lagi petunjuk...
Apakah gw musti memulai kembali hidup gw tapi langsung mematikannya, atau tetap tinggal di dalam kepompong yang dingin dan gelap?
Bisakah mempercayai waktu?
Dance as though no one is watching you.
Love as though you have never been hurt before.
Sing as though no one can hear you.
Live as though heaven is on earth. (Souza - quotable cards)
*sigh...* sometimes it's just not that simple...



posted by siduahuruf @ 11:59 p. m.