<bgsound src="">

miércoles, mayo 03, 2006

Zeichensprache

Kira2 seminggu yang lalu, gw sama temen gw ngobrol : kalo kita bisa 5 bahasa, kita bakal pilih bahasa apa aje (untuk dipelajari tentunya!)?

Selama ini gw bahasa yang gw bisa (dari mother tongue ato berusaha belajar) tuh Indonesia, Inggris, Jerman, Mandarin (kata temen gw karena dikit banget jadinya ga diitung), beserta bahasa2 laen yang asal aje belajarnya (karena Mandarin aje ga diitung, apalagi bahasa2 ini, ga termasuk kali ya). Kalo bole pilih, gw bakal mo belajar Spanish dan masi kurang satu lagi, tapi ga tau apaan.

Tadi gw musti tungguin bus 14, mo pulang ke rumah. Di halte bus, tiba2 ada cowo yang deketin satu cewe Asia. She's a neat and nice girl. "Ba... ba... ba..." (aduh jadi inget si Baba), gitu kata cowo itu, sambil gerak2in tangannya. Yang gw ngerti kayanya sih dia tanya jam berapa ke cewe Asia itu (soalnya dia naro tangan kanannya di tangan sebelah kiri tempat biasanya orang make jam tangan). Ternyata cowo itu tuna wicara. "Mungkin mo tau, bus selanjutnya datengnya berapa menit lagi", pikir gw.

The next coupla scenes really really touched me. 9:12, gw bisa liat cewe itu isyaratin pake tangannya. Hal yang gw ngerti selanjutnya walopun mereka ga ngomong satu katapun, cowo itu tanya dengan tampang yang sangat gembira, kira2 artinya gini 'eloe bisa bahasa isyarat juga?' Ternyata cewe Asia itu tadi menjawab menggunakan bahasa isyarat yang baku, bukannya yang asal2 aje yang penting supaya bisa dimengerti sama tuh cowo. Cewe itu kayanya ngejawab 'iya'. Cowo itu langsung meluk cewe Asia itu setelah gerak2in tangannya dengan cepat dan gembira (mgkn dia bilang 'gw seneng banget ada yang ngerti bahasa isyarat juga, gw ga nyangka eloe bisa...'). Cewe Asia yang manis itu langsung meluk balik dengan senyum. Terus yang gw tangkep sih kayanya cowo itu ngejelasin accident yang ngebuat dia ga bisa ngomong lagi (dengan menunjukkan luka2 sana sini di kaki dan tangannya)...

Baru kali ini gw ngeliat dengan mata kepala sendiri, orang yang berkomunikasi dengan bahasa isyarat. How can you not be so happy, if you know that someone understands you very well and speaks your language? Especially if you know that your language is quite rare. At that very moment, gw look upward to that simple nice Asian girl, who might know as much languages as me (I'm guessing she's n international student), but also 'speak' Zeichensprache (Jermannya bahasa isyarat, baru nonton film Jerman yang ada orang bisu tulinya juga, jadinya gw masi inget vocabnya). Betapa mulia dan rendah hati orang yang memilih berkomunikasi dengan satu2nya bahasa yang orang yang handicapped ngertiin.

I wonder if they have a class somewhere to learn this language, suddenly, I have a big interest to learn it, coz this language isn't limited with nations' languages barrier. Makasih, thanx, Danke, Arigatou, Gracias, Xie xie, Merci, Grazie, Mahalo, Dank Je, or whatever it is in other languages, it will be presented with only one simple gesture, then suddenly you can speak with all other people around the world (who understand the sign language, off course).

Suddenly too, I remember someone who taught me the 'a-z' for this Zeichensprache summer 2005. I still remember how to perform some of the alphabets, but I'm losing some of him (who taught me) by forgetting some letters too...