<bgsound src="">

sábado, septiembre 11, 2004

Everything has a reason?

Semua punya alesan... Percaya ga?

Kemaren ini gw tanya sama temen gw, gw tanya ke dia,"Eloe percaya ga kalo everything has a reason?" Dia bilang,"Iyah siiih, rasanya tuh sekecil apapun, sejauh apapun, selalu ada reason."

Somehow I can't believe what he's believin. Gw susah percaya kalo semua ada reasonnya. Then I said "Even Tuhan bikin sesuatu yang ga ada reasonnya." Terus dia bilang,"Oh ya? Apa?" then I said "Dia ciptain yang namanya usus buntu. Kan ga ada reasonnya? Ga ada gunanya sama sekali buat manusia." Terus dia bilang "oh iya yahh..." But then as the conversation continued, we found out that maybe it gives more jobs to surgeons. Mungkin juga sih...

But then (pertanyaan2 berikut ini ga sempet gw tanyain ke dia, just twistin in ma head), kenapa kita suka melihat kerlip bintang di langit saat malam cerah, kenapa kita mendengarkan bunyi jangkrik di tengah sawah yang hijau, kenapa kita sampe pergi ke pantai cuma buat ngerasain aer laut dan halusnya butiran pasir putih di sela2 jari2 kaki kita?

Sampai akhirnya ke pertanyaan terakhir gw buat dia, "Menurut eloe apa alesan kita idup?" Dia bilang dia ga tau, but he does believe there's sumthing out there that decides we worth living. Mungkin gw juga salah sih ngasi pertanyaan yang berat kaya gitu ke dia tiba2, dan gw juga emank ga terlalu ngarepin dia bisa jawab, but then, when he said,"pasti ada sesuatu yang ngebuat kita pantas untuk hidup", it hit me and successfully made me think again...